Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Belajar Forex: Mengontrol Keserakahan itu Wajib Hukumnya

Belajar Forex itu tidak melulu belajar tentang strategi dan metode dalam trading. Kita sebagai trader juga harus tahu bagaimana mengontrol keserakahan. Kalian pasti tahu musuh utama para trader itu tidak lain adalah keserakahan. Keserakahan tersebut masuk dalam kategori psikologitrader Forex.


Nah, kenapa kesekahan ini menjadi seolah musuh dalam selimut? Apakah keserakan menguntungkan atau merugikan?

Kali ini kalian sudah tidak perlu terlalu lama berbicara dan mempelajari tentang metode apa yang tepat untuk trader. Jika kalian sudah menginjak ke pelajaran bagaimana mengoktrol keserakahan, berarti kalian sudah pada level yang lebih tinggi. Kalian sudah menganggap trader itu bukan hal yang baru sehingga hal-hal yang menjadi hambatan dalam trader harus kalian ketahui .

Kenapa Trader Forex itu Serakah?

Salah sebenarnya jika menganggap seorang trader itu selalu serakah. Bahkan, saya berpendapat orang yang berusaha untuk mencari rejeki harus serakah namun dalam arti positif.

Serakah dalam arti positif artinya ingin mendapatkan rejeki yang lebih banyak lagi dengan cara yang baik dan benar. Bayangkan jika seorang pengusaha tidak serakah (sekali lagi dalam arti positif), pasti mereka tidak bisa memajukan usahanya. Begitu juga dengan seorang trader. Mereka juga harus serakah.

Hanya saja, kebanyakan para trader itu serakah dalan arti negatif. Tanpa mempertimbangkan banyak hal, mereka hanya ingin melakukan trading dengan membuka trading besar agar segera mendapatkan untung besar. Tanpa mempertimbangkan banyak hal menjadi kesalahan terbesar dalan trading.

Kalian boleh saja mengeluarkan modal yang lebih besar agar mendapatkan lebih banyak untung. Hanya saja, kalian harus tahu keadaan. Apakah pasar lagi bagus? Bagaimana dengan keuangan kalian? Apakah kalian sudah punya sisa uang untuk kehidupan sehari-hari?

Kesekahan ini harus dikontrol dengan hal-hal tersebut sehingga bukan rugi yang akan didapatkan tapi untung. Bermain trading dengan cerdas adalah intiya dan hal tersebut bisa dilakukan jika seorang trader bisa mengontrol keserakahan.

Serakah itu Menguntungkan atau Merugikan?

Seperti penjelasan di atas sebelumnya, serakah bisa menjerumuskan kepada loss dan bisa juga menjadikan seorang trader untung besar. Jika mendapatkan rugi, berarti serakah itu merugikan. Begitu juga sebaliknya, jika justru mendapatkan untung, maka serakah itu menguntungkan.

Hanya saja, kebanyakan para trader itu menghasilkan loss daripada profit karena keserakahan. Kalian pasti sering dengar para trader di luar negeri yang akhirnya mengakhiri hidup mereka. Ada berita yang mengabarkan para trader di luar negeri akhirnya bunuh diri karena mereka tidak rugi besar ketika mereka menambah modal berkali-kali lipat ketika trading Forex. Hal tersebut mereka lakukan karena mereka tidak bisa mengembalikan modal yang digunakan padahal kebanyakan modal tersebut berasal dari orang lain (hutang).

Namun, keserakahan tersebut akan berbalik menjadi keuntungan jika seorang trader bisa mengontrol keserakahan tersebut. Boleh dan wajar jika kalian menggunakan modal yang lebih besar apalagi jika kalian sudah mendapatkan untung dengan hanya menggunakan modal kecil. Akan tetapi, kalian harus mengontrol keserakahan tersebut dengan mempertimbangkan faktor-fakton lain seperti psikologi pasar trading, gejola ekonomi politik di sebuah negara yang mata uangnya kalian gunakan untuk trading dan lain sebagainya. Jadi, kalian tidak hanya semerta-merta menambahkan modal untuk mendapatkan untung yang lebih besar.


Itulah cara belajar Forex yang cerdas. Belajar itu tidak melulu tentang metode atau strategi saja, tetapi juga tentang hal-hal di luar yang secara tidak langsung berkaitan dengan trading Forex.

2 comments for "Belajar Forex: Mengontrol Keserakahan itu Wajib Hukumnya"

  1. Belajar Forek Itu Susah apa mudah sih, banyak yang tanya nih!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belajarnya sih mudah tapi untuk bisa konisten yang butuh waktu mas :)

      Delete