Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tutorial Analisis Grafik Lilin (Candlestick Chart) saat Trading

Analisis grafik lilin adalah kemampuan dasar melakukan trading; berikut cara analisis elemen utama dalam grafik lilin.

Tutorial Analisis Grafik Lilin (Candlestick Chart) saat Trading

Grafik lilin (candlestick chart) dalam trading menunjukkan beberapa elemen analisis penting, dan bentuk grafik ini termasuk paling mudah dipelajari. Anda hanya perlu sekitar 10 menit untuk memelajari semua elemen penting grafik ini, lalu diterapkan pada analisis kemungkinan hasil trading lewat sistem yang digunakan. Membaca pergerakan grafik berarti menentukan potensi dan kemungkinan keuntungan atau kerugian suatu transaksi.

Poin Penting Bacaan Grafik Lilin


Saat melihat grafik lilin dalam trading, ada beberapa poin penting untuk dilihat, yaitu posisi pembukaan (open), penutupan (close), tinggi (high), rendah (low), arah pergerakan grafik (up and down) serta periode trading (time frame).
Selama trading berlangsung, analisis grafik lilin dilakukan dengan cara sebagai berikut:

·           Lihat harga pertama yang diajukan yang diperdagangkan. Harga pertama berarti ada di posisi pertama atau terendah dari grafik, baik yang mengarah ke atas maupun ke bawah. Untuk yang mengarah ke bawah, berarti yang dilihat adalah harga yang pertama muncul sebelum grafik mulai menurun.

·           Lihat harga tertinggi dan terendah yang ditransaksikan. Untuk harga tertinggi (high), itu berarti puncak dari batang tiap grafik yang mengarah ke atas, sedangkan harga terendah (low) berarti puncak tiap batang grafik yang mengarah ke bawah.

·           Lihat harga penutupan (close), yaitu harga pada transaksi terakhir di trading forex. Untuk grafik yang mengarah ke atas bisa dilihat pada puncak sumbu lilin yang mengarah ke atas, sementara untuk grafik yang megarah ke bawah berarti puncak sumbu lilin yang mengarah ke bawah.

·           Lihat arah pergerakan batang grafik. Biasanya, pergerakan grafik ke atas ditandai dengan warna hijau dan pergerakan ke bawah dengan warna merah, namun tiap trader sebenarnya bisa menggunakan warna lain yang bisa dikustomasi pada grafik.

·           Penyebaran (range), yang ditandai dengan garis vertikal tipis yang menandai batang-batang grafik. Caranya adalah dengan mengurangi pergerakan ke atas (high) dengan pergerakan ke bawah (low).

Membaca candlestick chart sangat penting untuk menganalisis pergerakan keuntungan trading selama melakukan aktifitas tersebut.

Baca Juga 



JustForex

Post a Comment for "Tutorial Analisis Grafik Lilin (Candlestick Chart) saat Trading"