Strategi Membaca Data Tersirat Candlestick Chart
candlestick
chart adalah grafik yang sering kita lihat di berbagai strategi trading;
berikut adalah strategi menganalisis data pasar yang tersirat untuk jangka
panjang.
Strategi
Membaca Data Tersirat Candlestick Chart
Grafik
lilin (candlestick chart) adalah bentuk informasi paling dasar dan umum dari
setiap transaksi trading, namun bukan berarti Anda tidak bisa memeroleh
informasi lebih jauh di baliknya. Candlestick chart bisa menjadi alat trading
teknis tingkat lanjut dengan analisis yang lebih mendalam, asal Anda menerapkan
strategi khusus. Strategi yang satu ini diterapkan untuk melakukan transaksi
jangka panjang, dengan mengikuti tren pasar yang utama, sehingga tidak ada
faktor yang ‘menyimpang’ dari strategi umum.
Prinsip dan Cara
Melakukan Srategi
Dalam
metode ini, trader menggunakan grafik mingguan dan bulanan sebagai sarana untuk
menganalisis tren populer yang bergejolak naik turun (up/down). Strategi utama
yang digunakan adalah membeli saat ada di posisi resistance, dan menjual saat
ada di posisi support. Akan tetapi, jika harga yang berlaku saat ini sejalan
dengan alur grafik mingguan dan bulanan yang nampak, tunggu sampai harga
mencapai posisi atas (down trend) atau bawah (up trend), kemudian lakukan
transaksi penjualan sesuai dengan arah tren harga dari grafik harian.
Strategi
ini membutuhkan kesesuaian antara keputusan trader terkait perkiraan harga
serta kondisi pasar yang sebenarnya. Sebaiknya, strategi ini hanya dilakukan
saat pergerakan harga cenderung sejalan dengan perkiraan trader. Strategi ini
kurang cocok dimainkan di pasar yang terlalu bergejolak (volatile). Akan
tetapi, sebagai gantinya, Anda mendapat sarana untuk melakukan transaksi jangka
panjang yang lebih akurat.
Rencana Trading
Sangat Penting
Dalam
strategi ini, sangat penting untuk melakukan perencanaan trading dengan cara
melihat kecenderungan pergerakan harga. Selain itu, trader juga harus memiliki
kesabaran menanti hingga harga berada di titik yang tepat untuk dijadikan
sarana transaksi. Untuk memulai transaksi (entry), sebaiknya dilakukan sedikit
di atas atau di bawah level support/resistance harian.
Jangan
lupa untuk menerapkan stop loss, yaitu sedikit di bawah atau di atas perubahan
harga, atau level support/resistance pertama di hari trading tersebut. Untuk
menjaga agar resiko tetap minimal, aktifitas trading juga tidak perlu melebihi
2-3 persen dari nilai di dalam akun Anda.



Post a Comment for "Strategi Membaca Data Tersirat Candlestick Chart"