Candi Roro Jonggrang Berbeda Dengan Legenda Tangkuban Perahu
Candi
Roro Jonggrang tidak memiliki hubungan apapun dengan Tangkuban Perahu. Ungkapan
dari Sekjen PKS membuat lelucon itu trend di twitter.
Ada Komedi Baru Tentang Candi Roro Jonggrang
Sekarang
di dalam negeri sedang panas dengan berita pemilihan presiden yang berujung di
meja Mahkamah Konstitusi. Akhir-akhir ini baru saja terjadi peristiwa yang
membuat perut terkocok mengenai candi
Roro Jonggrang. Ya, lontaran yang diungkapkan oleh Sekretaris Jendral
(Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Taufik Ridho pada hari minggu tanggal
3 Agustus 2014 di Rumah Polonia, Jakarta kepada salah satu media ternyata
berbuntut panjang. Pasalnya sempat menjadi trending topic di media sosial
twitter. Bahkan tak sedikit orang yang berkicau untuk meluncurkan candaan
dengan unsur lelucon yang menggelitik.
Candi Roro Jonggrang Berbeda Dengan Legenda Tangkuban Perahu
Sang
Sekjen salah untuk mendeskripsikan
maksud yang ingin disampaikannya. Pada kesempatan tersebut Taufik berkata “ Ini kan tidak bisa dilakukan seperti Roro
Jonggrang membuat Tangkuban Perahu”. Hal itu dimaksudkan bahwa pihaknya sedang
menyiapkan bukti-bukti kecurangan mengenai gugatan pasangan capres Prabowo
Subianto dan Hatta Rajasa di Mahkamah Konstitusi. Pengungkapan ini dimaksudkan
kalau tindakan pengumpulan data dalam persidangan tidak bisa dilakukan dalam
waktu semalam yang sangat singkat seperti dalam legenda pembuatan candi Roro Jonggrang.
Ungkapan
singkat yang membahas tentang cerita candi Roro Jonggrang dengan
cepatnya segera merebak ke media sosial. Bahkan tak sedikit orang yang membuat
gambar meme yang dihias sedemikian rupa dengan kata-kata yang lucu. Tak hanya
itu, ada pula yang memposting guyonan lain mengenai hal itu. Jika anda membuka
twitter atau mencari di search engine mengenai kejadian ini pasti ramai sekali
yang membicarakannya. Internet bak mata pisau yang bisa menyebarkan informasi
dengan cepatnya, apalagi hampir semua orang memiliki media sosial, makin
membuat pemberitaan ini seperti tak ada habisnya.
Untuk
sebagian masyarakat masih menganggap maklum mengenai perkataan yang diluncurkan
Taufik mengenai dongeng candi Roro
Jonggrang, tapi ternyata lebih banyak yang tidak. Hal tersebut karena
sebenarnya yang membuat Tangkuban Perahu bukanlah Roro Jonggrang. Keduanya
memiliki alur cerita yang berbeda, daerah terjadinya pun tidak sama. Walaupun
memang masing-masingnya memiliki kemiripan yaitu pihak wanita memberikan
persyaratan kepada lelakinya untuk memenuhi keinginannya. Perempuan ingin agar
pemenuhannya bisa terjadi dalam waktu semalam saja.
Legenda Candi Roro Jonggrang & Tangkuban Perahu
Legenda
tentang candi Roro Jonggrang yaitu
menceritakan tentang Putri Prabu Baka yang berasal dari Kerajaan Baka bernama
Roro Jonggrang yang disenangi oleh pria yakni Bandung Bondowoso yang tertarik
karena kecantikan yang dimiliki oleh sang putri. Ia melamar Jonggrang, tapi
ternyata putri meminta dibuatkan seribu candi. Dalam cerita tersebut juga dijelaskan
asal mula ajaib dari Candi Prambanan, Candi Sewu, Keraton Ratu Baka dan juga
arca Dewi Durga yang ada di dalam Candi Prambanan.
Kisah
tentang candi Roro Jonggrang berasal dari Jawa Tengah, sedangkan Tangguban Perahu dari Jawa Barat, keduanya
tidak memiliki hubungan sama sekali. Cerita Tangkuban Perahu dikaitkan dengan
Sangkuriang yang menyukai ibunya, Dayang Sumbi. Untuk menggagalkan niatan dari
putranya itu, sang ibu memberikan persyaratan untuk membuatkan perahu. Saat
usahanya gagal karena tipuan yang dibuat Dayang Sumbi, Sangkuriang sangat marah
dan menendang perahunya sehingga mendarat dengan bentuk yang terbalik, lalu
membentuk Gunung Tangkuban Perahu.
Ledekan
yang terlontar untuk Sekjen PKS membuat pikiran kita kembali ke masa lalu/
flash back dengan kicauan dari Menkominfo Tifatul Sembiring pada hari rabu
tanggal 30 Januari 2014 yang mengatakan “memangnya kalau internetnya cepat mau
buat apa?”. Dengan ketidaktahuan Taufik, bisa memberikan jawaban untuk menjawab
pertanyaan mengenai fungsi dari internet, walaupun sebenarnya cerita
tentang candi Roro Jonggrang dan Tangkuban Perahu sudah diperdengarkan
kepada anak-anak sedari kecil sebagai pengantar tidur.
Baca Juga:
Baca Juga:

Post a Comment for "Candi Roro Jonggrang Berbeda Dengan Legenda Tangkuban Perahu"