Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Strategi Forex Satu Candle Bagi Trader Pemula

Para trader pemula yang sedang mencari strategi yang sederhana dan mudah diterapkan patut mencoba strategi satu candle ini. Strategi ini menargetkan profit sedikit setiap harinya.

Strategi Forex Satu Candle Bagi Trader Pemula

Para trader pemula tak hanya perlu menyiapkan dana yang cukup untuk terjun ke perdagangan Forex. Lebih dari itu, seorang trader pemula perlu memperluas wawasannya terutama yang berkaitan dengan strategi Forex untuk meraih keuntungan dan menekan kerugian. Nah, kali ini akan diulas mengenai strategi satu candle yang bermanfaat pada para trader pemula.




Mengapa strategi ini cocok untuk para trader pemula? Sebab trader ini hanya menargetkan profit sebesar 5 poin hingga 10 poin setiap hari. Strategi Forex yang satu ini memiliki peluang untuk meraih keuntungan yang terbilang besar. Tetapi tentu saja jika Anda ingin mendapatkan banyak profit, maka pada setiap transaksi Anda haru membeli ukuran lot yang besar.

Strategi Forex Satu Candle dan Cara Kerjanya

Cara kerja strategi Forex satu candle ini cukup sederhana. Seorang trader pemula bisa melakukan posisi pembelian atau buy pada harga open bila candle sebelumnya menunjukkan kecenderungan meningkat atau dikenal dengan istilah Bullish. Lantas pasanglah take profit sebanyak 5 poin hingga 10 poin, stop loss pada posisi 10 poin. Sebaliknya, ambil posisi menjual atau sell pada harga open bila candle sebelumnya menunjukkan kecenderungan penurunan harga atau dikenal dengan istilah Bearish. Lalu langsung pasanglah take profit 5 poin hingga 10 poin dan stop loss pada posisi 10 poin.

Meskipun terlihat cukup mudah diterapkan namun para trader pemula perlu memperhatikan kunci penting untuk mendapatkan keuntungan pada penggunaan strategi Forex ini. Letak kunci pentingnya adalah pada waktu membuka posisi candle yang sudah melakukan koreksi. Keadaan ini akan membuat candle berikutnya akan bergerak sesuai dengan arah tren dari candle sebelumnya. Kunci penting ini akan menekan resiko tersentuhnya posisi stop loss.

Pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah seperti apa tampilan candle yang sudah melakukan koreksi tersebut? Candle yang sudah melakukan koreksi adalah candle dengan badan yang panjang dan mempunyai ekor dengan perlawanan maksimal sepanjang 1/3-nya. Badan yang panjang pada candle menunjukkan tenaga yang besar. Sementara itu, panjang koreksi yang normal hanya sepanjang 1/3 saja. Bila lebih dari 1/3 dari badan candle, maka hal ini dapat diartikan bahwa tenaga candle ini dapat dilawan.

Teknik Membaca Satu Candle

Bagian terpenting dari penggunaan strategi Forex satu candle adalah penguasaan terhadap teknik membaca satu candle. Teknik membaca candle ini terdiri dari tiga teknik yakni:

·         Teknik membaca candle di ujung tren
Candle dengan ekor yang panjang sama panjang atau lebih panjang dari body di area jenuh menunjukkan kalau candle tersebut telah menunjukkan perlawanan. Karena itu, arah candle berikutnya berlawanan dengan arah tren yang terjadi.

·         Teknik membaca posisi candle dalam pasar volatile
Candle pada pasar volatile memiliki tenaga yang lebih besar daripada candle pada pasar yang sepi. Karena itu pada pasar volatile badan candle berukuran lebih panjang. Bila Anda melihat candle pendek sesudah candle panjang pada keadaan volatilitas tinggi, maka itu berarti adanya peluang terjadinya candle panjang.

·         Teknik membaca tenaga candle
Bila candle sebelumnya mempunyai tenaga besar tetapi memiliki badan pendek, maka itu artinya tenaga belum digunakan sehingga candle selanjunya membentuk candle dengan badan yang panjang. Jika candle sebelumnya mempunyai tenaga besar dan badan besar, maka artinya tenaga telah dipakai sehingga candle berikutnya tetap serah dengan badan candle lebih pendek.

Nah, dengan memahami cara kerja strategi Forex satu candle ini dan menguasai teknik membaca candle, maka para trader pemula siap menggunakan strategi ini untuk meraih keuntungan.




JustForex

Post a Comment for "Strategi Forex Satu Candle Bagi Trader Pemula"