Pilpres Pengaruhi IHSG Yang Menguat Dalam Dua Hari Ini, Pantau 3 Saham Ini
Pemilihan
Capres yang akan digelar besok 9 Juli 2014 ternyata memberikan dampak terhadap
IHSG pada dua hari ini yang menunjukkan tanda-tanda menguat lumayan tinggi.
Peristiwa tersebut karena para investor memiliki rasa optimis terhadap pesta
politik itu. Terlihat untuk perdagangan tadi pagi, IHSG terpantau kuat hingga
1,04% mencapai 5401, kelonjakan paling tinggi yaitu terjadi sampai jam 15.00, menimpa
sektor finance yang sebelumnya sempat naik di angka 2% lebih.
Penyegaran
sedang dialami oleh pasar saham Indonesia akibat dari pemilu. Kejadian itu karena
banyak orang yang memprediksikan bahwa pasangan Jokowi – JK bisa tembus menjadi
pemenang pada perolehan suara. Tapi ada yang memperkirakan kalau euphoria yang
terjadi hanya sementara, meskipun begitu pasar akan tetap memantau terus hasil
quick count. Bila dilihat dari data perdagangan, para investor asing mencatat
untuk penjualan net buy yang terjadi pada pasar regular yaitu senilai 848
miliar, dalam waktu yang bersamaan ternyata nilai tukar rupiah mengalami
penguatan sebesar 170 poin menjadi Rp 11.710 per USD. Beberapa waktu lalu
pelaku pasar sempat merasa khawatir karena elektabilitas untuk Jokowi – JK
tidak besar.
Tapi
akhir-akhir ini terdapat perubahan karena pamor pasangan itu kembali naik, atas
kinerja mereka mengatasi kampanye hitam dan perolehan dukungan yang terus
mengalir. Apalagi ditambah dengan moment debat capres yang menjadikan keyakinan
pelaku pasar semakin besar atas kemenangan yang diperoleh oleh Jokowi – JK. Ditilik
dari segi teknikal, diketahui kalau IHSG sedang mengalami minor breakup di
level 4972 dan 4997. Resisten selanjutnya yaitu 5091. Tapi bila pergerakan
harga masih terjadi dan terus menguat serta mampu mencapai level resisten, maka
IHSG yang menguat dapat berlanjut.
Rekomendasi Saham
PTPP = Buy on Weakness 1930
Para pelaku pasar
semakin diberi keyakinan karena adanya dorongan yang terjadi pada PTPP. Breakup
yang mendapatkan dukungan dari event besar membuat harga terus berlanjut. Untuk
level resisten pada 1990 telah berhasil dilalui. Peristiwa tersebut
diperkirakan dapat menimbulkan suatu trend bullish yang bisa membentuk harga
baru.
SMGR = Buy on Weakness 15525
Telah terjadi breakup
yang dibuat dari pola triangle karena adanya pengaruh dari momentum besar.
Masih ada perkiraan bahwa harga bisa terus naik dengan sentiment beli yang
tinggi. Tapi disarankan untuk menunggu adanya harga koreksi bagi pembeli.
BBRI = Buy on
Weakness 10900
Bila
memantau timeframe mingguan, maka terlihat bahwa minggu ini BBRI sedang dalam
masa penguatan yang tinggi. Bahkan telah mampu melampaui level resisten kuat
pada level 11050. Tapi sebaiknya melakukan pembelian saat koreksi sampai level
10900.

Post a Comment for "Pilpres Pengaruhi IHSG Yang Menguat Dalam Dua Hari Ini, Pantau 3 Saham Ini"