Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dolar Melemah Setelah Notulensi FOMC Rilis




Notulensi rapat FOMC yang telah ditunggu-tunggu, akhirnya rilis. Tapi ternyata hasilnya tidak menunjukkan indikasi yang jelas tentang kenaikan suku bunga The Fed. Pada hari kamis tanggal 10 Juli 2014, Dolar Amerika Serikat berada di level rendah satu minggu terhadap mata uang utama lainnya. Sebenarnya pada hari rabu kemarin pun dolar AS berakhir dengan lemah pada perdagangan atas mata uang prioritas, kecuali Yen. 

Notulen tersebut berisi tentang pembelian obigasi bulanan The Fed yang akan diakhiri di bulan Oktober. Kejadian ini dilakukan apabila pertumbuhan perekonomian tetap ada di jalurnya. Bila melihat hasil FOMC maka dapat diketahui kalau para pejabat telah membuat suatu keputusan untuk mengakhiri pembelian tersebut sebesar $ 15 miliar. Angka demikian sudah melalui pemotongan senilai $ 10 miliar di tiap pertemuan. Tak hanya itu tapi juga untuk mempertahankan tingkat suku bunga yang mendekati nol dalam kurun waktu yang lama. Indeks dolar yang dipakai untuk mengetahui kinerja greenback atas mata uang lain hari rabu telah melorot ke level 80,032, daripada selasa yaitu level 80,176. Berdasarkan data yang didapat dari Reuters, indeks dolar hari ini mengalami anjlok sekitar 0.2% ke level rendah satu minggu pada 79.983 di perdagangan Asia. Pembuat keputusan juga melakukan diskusi mengenai permasalahan kompleks yang sedang dialami sistem finansial negeri paman sam setelah terjadinya program stimulus yang lebih dari $ 2 triliun.

EUR/ USD
Kelemahan greenback ternyata diambil untung oleh Euro, karena keluarnya notulensi tersebut. Posisinya naik ke level tinggi satu minggu dengan kisaran $ 1.3649. Presiden ECB, Mario Draghi berujar saat berada di London hari selasa lalu, bila dibutuhkan ECB akan siap untuk meluncurkan kebijakan yang tidak biasa. Walaupun begitu, perkataan sang presiden masih sangat optimis terhadap pertumbuhan ekonomi serta tenaga kerja di Eropa.
AUD/ USD

Penilaian RBA mengenai dolar Australia yang telah over valued ternyata tidak berpengaruh terhadap mata uang Australia tersebut. AUD naik diatas $ 0.94. Jenis ini diperdagangkan di $ 0.9411 tidak terlalu berbeda dari level tinggi malam pada $ 0.9425. Pergerakan tersebut dapat dipengaruhi pula oleh laporan mengenai data ekspor Cina yang akan dipublikasikan pagi hari ini.

Post a Comment for "Dolar Melemah Setelah Notulensi FOMC Rilis"