Leverage Yang Sangat Berbahaya
Pengertian
dari Leverage dalam dunia trading adalah: meminjam uang dari broker ketika
kita akan memasang posisi trading sehingga kita bisa memakai uang dalam jumlah
yang banyak dengan modal yang kecil.
Leverage
itu seperti kita meminjam uang ke
bank/rentenir/tengkulakuntuk membuka bisnis/toko dengan bunga pinjaman
yang sangat tinggi, ketika bisnis kita untung kita bisa langsung menjadi kaya
mendadak tetapi kalau bisnis anda gagal maka anda akan tidak sanggup untuk
membayar hutangnya dan mungkin bersiap untuk menjalani proses hukum, buruk2nya
bisa berakhir dipenjara. Pengertian tersebut sama dengan Trading dalam forex.
Banyak broker forex yang menonjolkan dalam iklan mereka bahwa mereka
menyodorkan leverage 1:500 sebagai suatu fasilitas yang menguntungkan tapi
apakah anda tahu bahwa mereka hanya menginginkan anda trading dengan meminjam
uang kepada mereka/leverage dan trading lebih sering sehingga keuntungan
broker lebih tinggi?
CFTC - Commodity Futures Trading
Commission yang merupakan suatu lembaga Pengawas Pasar Modal di
Amerika Serikat pada tahun 2010 membuat peraturan bahwa leverage
maksimal yang bisa dipakai oleh RetailTrader adalah 1:50 untuk
melindungi trader pemula yang baru terjun dalam pasar modal! dan itupun menurut para professional trader
masih sangat tinggi , professional trader/manajer keuangan
menggunakan leverage rendah seperti 1:1 atau maksimal 1:3 , pendapat ini
akan kita buktikan melalui perhitungan matematika.
Leverage tinggi merupakan pembunuh
bagi trader pemula, termasuk saya ketika berkenalan dengan dunia forex
ditahun 2010 yang memakai leverage 1:200 atau 1:400 dan hasilnya? saya merasa
lebih pintar dari orang lain ketika menang beberapa kali karena luck dan total
modal bertambah 2 kali lipat dalam beberapa kali trading, mulai berharap bisa
kaya raya dengan cepat tetapi itu sangat fatal sekali.. account saya yang
merupakan hasil dari tabungan habis dalam beberapa hari, malah semua modal
bisa habis/margin call dalam waktu beberapa jam saja !!! bulan demi bulan
account saya habis terus dan rasanya ingin menyerah dari dunia forex setiap
kali kalah dan kehilangan uang dalam jumlah yang banyak dan itu karena saya
tidak mengetahui mengenai kejamnya leverage terhadap account saya.
Contoh
leverage itu seperti ini: dengan leverage 1:100, jika anda mempunyai uang $100
maka jumlah maksimal posisi trading yang bisa anda pasang adalah sebesar $100
x 100 = $10.000
contoh
lain, dengan leverage 1:10 jumlah maksimal posisi trading= $100 x 10 = $1.000
dari
angka diatas bisa dilihat bahwa posisi yang normal itu adalah leverage 1:1
dimana jika anda mempunyai $100 maka maksimal posisi yang kita tradingkan =
$100 x 1 = $100
Efek Negatif Leverage
Berikut
ini contoh ketika anda kalah 4 kali secara berturut turut, lihat dengan
seksama
(perhitungan
jumlah lot maksimal yang bisa dipasang berdasarkan jumlah account/free
margin,stoploss dan leverage akan saya bahas diartikel berikutnya)
LEVERAGE 1:50, Resiko=50% setiap buka posisi
Modal Awal = $500
Balance
|
MaxLot
|
Stoploss(pips)
|
Kalah
|
Jumlah Pips yang perlukan untuk kembali ke $500
|
$500
|
0.8
|
30
|
$250
|
0
|
$250
|
0.4
|
30
|
$125
|
60
|
$125
|
0.2
|
30
|
$62,5
|
120
|
$62,5
|
0.1
|
30
|
$31
|
240
|
Jumlah Balance Sekarang = $31 !!!
Ketika
dana anda $62,5 anda harus mendapatkan 240pips agar bisa kembali lagi ke modal
awal yang asalnya $500 !! itu disebabkan karena anda meminjam uang dari broker
ketika membuka posisi trading
Coba
anda bandingkan dengan resiko rendah
LEVERAGE 1:1, Resiko=1% setiap buka posisi
Modal Awal = $500
Balance
|
MaxLot
|
Stoploss(pips)
|
Kalah
|
Jumlah Pips yang perlukan untuk kembali ke $500
|
$500
|
0.017
|
30
|
$5
|
0
|
$495
|
0.017
|
30
|
$4,95
|
30
|
$490
|
0.016
|
30
|
$4,90
|
60
|
$485
|
0.016
|
30
|
$4,85
|
90
|
Jumlah Balance Sekarang = $480
dengan
leverage kecil, ketika dana anda 485 anda harus mendapatkan profit 90pips
untuk kembali ke modal awal. Anda sudah lihat perbedaannya? dengan memakai
leverage, ketika kita mengalami drawdown/kalah secara berturut turut kita akan
sangat berat untuk mengembalikan modal ke posisi pertama, dan dalam forex
drawdown seperti ini pasti akan anda alami.
Ada
yang mengatakan bahwa leverage itu tidak
berbahaya, tergantung berapa lot posisi yang kita pasang lalu saya
bilang: itu benar, misalnya ada seorang trader forex mempunyai balance $500
dengan leverage 1:500, ketika dia membuka posisi dia secara disiplin HANYA
memakai 1% dari total balancenya (1% x $500 = $5) yaitu sebesar 0.01 lot
dengan stoploss 30pips yang berarti dia hanya memakai leverage 1:1, tapi ingat
! bahwa kita manusia dan terkadang karena faktor emosi akhirnya memakai jumlah
lot yang bernilai lebih dari 1% misalnya dia memasang resiko 20% karena
terlalu percaya diri melihat signal bagus tapi market berbalik yang akhirnya
menghancurkan balance tradingnya dengan cepat. Artinya adalah: Kita bisa
menggunakan leverage tinggi dalam account tapi bukan berarti anda harus
menggunakannya ! ketika account kita menggunakan leverage rendah dan memasang
posisi yang lebih tinggi dari perhitungan balance kita, software trading kita
akan menolak dengan mengatakan 'Not Enough
Money'.
Ada
yang bertanya: Dengan resiko 1% disetiap trading kapan saya bisa balikin modal
? hehe, forex itu bisnis kawan, jika hanya berfokus untuk mengembalikan modal
yang sudah habis di waktu dulu dan menganggap forex itu sebagai gambling maka
anda akan selalu kalah, malah uang anda akan terus merugi tanpa ada ujungnya.
Itulah gunanya RiskReward dalam forex. RiskReward
itu maksudnya adalah: ketika anda masuk kedalam market forex dan resiko anda
hanya $5 (RISK), maka anda harus mencari strategy dimana rewardnya
adalah 3 kali lipat dari jumlah Resiko tadi yang berarti rewardnya adalah $15,
biasanya disebut RiskReward 1:3 (resiko 1, reward 3 kali lipatnya).
Efek Positif Leverage
Leverage
bisa menjadi teman kita atau menjadi musuh kita, ada sisi positifnya juga
seperti dibawah ini terutama point nomor 2 :
1.
Kalau kita profit terus menerus tanpa kalah Leverage sangat menguntungkan,
tetapi ketika kita kalah 3 atau 4 kali secara berurutan balance anda
kondisinya akan mengkhawatirkan. Lagipula kita
TIDAK bisa menghindari kekalahan dalam trading
2.
Ketika kita sudah mempunyai posisi trading yang aman (set stoploss ke
breakeven), anda bisa menambahkan posisi trading secara terus menerus,
tentunya resiko ketika buka posisi tetap dengan resiko yang kecil, malah
account saya sendiri dipasang leverage 1:1000 TAPI ketika saya buka posisi
tidak menggunakan semua leverage itu melainkan hanya menggunakan leverage 1:5
Banyak
teman trader saya yang memakai leverage tinggi seperti 1:200 atau 1:500 dan
mereka sudah lama trading tapi belum bisa profit secara konsisten dan masih
merugi. Mungkin ada juga orang yang berhasil sukses dengan leverage tinggi
tetapi sayangnya saya belum pernah menemukannya ! mungkin itu bisa terjadi
kalau mereka sudah mempunyai 4 tahun pengalaman trading dan sangat disiplin
sekali untuk cutloss posisi ketika arah tradingnya tidak sesuai dengan yang
diinginkan.
Mudah2an
dengan artikel ini anda lebih mengerti bahaya dari leverage dan cara yang
paling aman untuk trading adalah dengan memakai resiko yang kecil ketika masuk
kedalam market apalagi jika anda belum 1 tahun menjadi seorang trader forex

Post a Comment for "Leverage Yang Sangat Berbahaya"